Header Ads

Pameran Proyek Studi oleh Kurniawan

SEMARANG, indiegigsmedia.com - Falssafah Hidup Orang Jawa Sebagai Inspirasi Dalam Berkarya Seni Lukis sebagai judul yang di ambil oleh Kurniawan sebagai pameran studinya. Sebagai mahasiswa jurusan Seni Rupa, untuk mendapatkan gelar sarjana, maka salah satu yang perlu diselesaikan adalah pameran tunggal hasil karya (Tugas Akhir). Gelaran pameran tunggal karya Kurniawan akan dilaksanakan pada tanggal 14-16 November 2016 di ruang Galeri 1, Gedung B9 Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang.


pameran proyek studi


"Falsafah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti anggapan, gagasan, dan sikap batin paling dasar yang dimiliki oleh orang atau masyarakat; pandangan hidup.  Dalam khasanah budaya Jawa dikenal sesanti atau unen-unen sebagai salah satu bentuk pengejawantahan falsafah hidup Orang Jawa yang di wariskan secara turun-temurun melalui budaya lisan. Meski hanya berupa budaya lisan sifatnya yang mudah di ingat menjadikan sesanti sangat populer dan terpatri dalam ingatan kolektif masyarakat Jawa. Dewasa ini mulai terlihat upaya dari berbagai pihak untuk  mengarsipkan sesanti dan unen-unen ini kedalam tulisan sehingga bagi generasi muda yang asing karena tidak lagi memperoleh nasihat secara lisan masih dapat mempelajarinya melalui buku. Meski demikian pengetahuan ini tidak serta merta menjadikan nilai dalam falsafah Jawa dapat terinternalisasi ke dalam diri, sesanti tidak lagi menjadi sikap batin yang paling dasar atau pandangan hidup sebagaimana pengertian falsafah hidup itu sendiri." ungkap Kurniawan kepada indiegigsmedia.com melalui kiriman surel.


Dalam gelaran pameran tunggalnya, Kurniawan menyiapkan 10 karya terbaiknya yang sudah disiapkan dengan proses yang cukup matang. Karya-karya yang dihasilkan adalah hasil dari kelihaian Kurniawan menggunak arang dan cat akrilik pada Kanvas. Salah satu karya yang dihadirkan dalam gelaran pameran proyek studinya adalah karya dengan judul "Becik Ketitik Ala Ketara"




[caption id="attachment_236" align="aligncenter" width="359"]karya-becik-ketitik-ala-ketara Judul Karya : Becik Ketitik Ala Ketara - Salah satu karya dalam Pameran Tunggal Kurniawan.[/caption]

"Di tambah lagi dengan masuknya berbagai macam falsafah hidup dari berbagai belahan dunia sebagai akibat dari era globalisasi. Saksono dan Dwiyanto (2011) menyebut generasi ini sebagai pribadi yang terbelah atau orang Jawa yang mendua dalam pelaksanaan nilai budayanya. Keterbelahan ini dapat disikapi dalam beberapa cara seperti menolak budaya asing yang masuk kedalam tanah Jawa (hal yang sangat sulit untuk dilakukan) atau menerima budaya lain sebagai rahmat untuk memperkaya khasanah budaya Jawa.
Opsi kedua dirasa lebih bijak, mengingat budaya Jawa yang kita kenal pada saat ini pada mulanya merupakan hasil asimilasi dari beragam kebudayaan mulai dari masa Hindu-Budha, Islam, hingga masa kolonialisme. Berangkat dari beberapa hal tadi dalam proyek studi ini falsafah hidup orang Jawa yang tertuang dalam sesanti atau unen-unen dihadirkan sebagai sumber inspirasi untuk kemudian di interpretasi dan dikawinkan dengan budaya populer yang bersifat kekinian. Besar harapan pertemuan dua unsur budaya ini menjadikan falsafah Jawa menjadi lebih bermakna, terlebih jika dilihat dari kaca mata budaya yang sedikit berbeda. Akhir kata berhasil atau tidak, sedikit atau banyak hal ini merupakan salah satu upaya dalam revitalisasi budaya Jawa." tambahnya di akhir kiriman ke indiegigsmedia.com .

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.