Header Ads

Album Cemilan Senggol Tromol Semarang

SEMARANG, indiegigsmedia.com - Sekelompok mahasiswa  Sendratasik (seni drama tari dan musik) Universitas Negeri Semarag (UNNES) yang sering ngongkrong bareng, membuat sebuah proyek musik bernama  Mbun-mbunan Dengkul, inilah awal sejarah sebelum terbentuknya  Senggol Tromol dan munculnya album cemilan Senggol Tromol. Band yang mengusung konsep parodi ini dimulai tahun 2007 dengan harapan karya-karya mereka lucu dan bisa diterima banyak orang, minimal teman-teman terdekat mereka. "Mbun-mbunan Dengkul berkonsep Keroncong Parodi, grup yg beranggotakan Seno (leader, biola) saya (kendang) pici (vocal) Simbah (cak) Adit (cuk) Lowo (gitar) dan banyak lagi, yang total semuanya 17 personil, sempat agak booming sebentar di Semarang dan sekitarnya, menciptakan beberapa lagu yang salah satunya berjudul 'Terong' yg masuk di 'Album Cemilan'. Namun karena merasa repot dengan kebanyakan personil dan sistem Sound pada group keroncong (mic harus banyak dll) akhirnya Mbun-mbunan Dengkul bubar bertepatan juga dengan banyak personil yg harus mengejar cita-cita karena sudah lulus dan menikah. " ungkap Hendra Kumbara pengendali kendang di Mbun-mbunan Dengkul.
foto dari fanpage facebook Mbun bunan Dengkul
Tahun 2009 di hari ke sembilan bulan sembilan ( September ), akhirnya terbentuklah Seggol Tromol. "Senggol Tromol formasi pertama sempat berjalan 2 tahun, menciptakan beberapa lagu yg beberapa diantaranya masuk di 'Album Cemilan' (congyang jus, mars Setrom, tape) di tahun 2011 lagi2 karena jalan hidup yang berbeda kita memutuskan break dan diganti personil baru yang merupakan adek2 kelas yg juga sering ikut setrom perform pada waktu itu, ada 8 personil: cipo (vocal), topu (gitar), ipank(bass), kholis (keyboard), bagus (drum), koplak (kendang), jomes (trumpet), refi (saxophone). Untuk masalah klaim genre kita serahkan aja sama pendengar mau ska, reggae, dangdut, metal, rock, celana atau daster. Kalo dari kita sih genre nya Orkes Suka Suka, jadi suka suka kita mau kaya gimana lagunya, hehe" ungkap Hendra Kumbara kepada indiegigsmedia.com belum lama ini.


Bicara tentang karya, senggol tromol sudah mengeluarkan album perdana mereka dengan judul CEMILAN, sebuah album dengan menu-menu yang siap dijadikan playlist untuk menemani hari-hari kalian. Mulai dari lagu Mars Setrom, Terong, Jamur, Konco Telo, Tape, Manggis, Rindu Tahu, Congyang Jus hingga lagu terakhir berjudul Kesetrom Sampai Mati dibalut rapih dalam kemasan yang colorfull.  Dalam setiap pembuatan karya pastinya musisi atau seniman punya tujuan maupun harapan, begitu juga dengan Senggol Tromol. "Untuk 'album cemilan' sebenarnya ini project coba-coba karena saya dan temen2 melihat teman2 band di Semarang masih blm ada (kalo saya gak salah) yg punya band, lalu bikin album, lalu cetak 1000 keping, lalu bikin media promosi sendiri di medsos/youtube, lalu bikin launching/tour atas management sendiri atau Indie) harapannya hal ini menjadi triger untuk teman2 band indie di Semarang untuk giat berkarya, tidak cuma nanggung, tidak ada yg tidak mungkin kalo kita sungguh2. Dan saya pribadi berharap khususnya untuk teman2 Senggol Tromol sendiri semoga ini tidak cuma band tapi menjadi jalan hidup, agar kedepan tidak lagi terpecah karena mencari jalan hidup masing-masing." tambah Hendra Kumbara di akhir obrolan bersama tim indiegigsmedia.com .

cover Album Cemilan Senggol Tromol

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.