Senin, 29 Januari 2018

BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com - Menulis bagi sebagian orang masih begitu sulit, mungkin karena beberapa ketakutan yang datang dari diri sendiri dan orang-orang sekitar. Mereka takut salah, takut tulisannya tidak bagus, takut diejek teman dan yang paling berbahaya adalah sifat malas ( malas untuk menulis ). Untuk mengatasi beberapa perasalahan tersebut, salah satu upaya untuk mau menulis adalah dengan cara rajin membaca. Kini ada satu ruang di area Kota Banjarnegara yaitu Rumah Baca Komunitas yang di dalamanya sudah cukup banyak koleksi buku yang bisa dibaca kapanpun di ruang tersebut. Kemudian lebih menarik lagi adalah adanya agenda bernama "Sekolah Kepenulisan" yang dibuat secara gratis, rencana agenda ini dibuat tiap bulan.

Sekolah kepenulisan part 1 digelar pada minggu ( 28/01/2018 ) bertempat di  Rumah Baca Komunitas, Kampung Kauman, Banjarnegara. Dalam agenda tersebut didatangkan dua pemateri yaitu Bapak Bahar Ibnu H dari Suara Merdeka dan Bapak David Efendi, pegiat literasi, ketua Serikat Taman Pustaka Indonesia dan founder Rumah Baca Komunitas ( rumahbacakomunitas.org ). Sekolah kepenulisan part 1 adalah sebuah acara kolektif yang digelar oleh beberapa pihak, yaitu Komunitas Guru Belajar KGB Banjarnegara, HIMPAUDI Banjarnegara, Komunitas Baca Bersama KOBAR, Sekolah Inspirasi Pedalaman SIP Banjarnegara, Rumah Baca Komunitas RBK Kauman, dan Serikat Taman Pustaka Indonesia. Akan ada sekolah kepenulisan part part selanjutnya yang akan digelar secara rutin tiap bulan. "Oya mas, kemarin kan baru kayak stadium general, sebenere kita kemarin lebih ke assessment pemetaan, minta teman-teman menulis apa, makksudnya resensi, artikel, cerpen, novel, berita, dll. Nanti sekolah kepenulisan part 2 baru materinya udah spesifik mas, misal temanya bahas dan praktek tentang menulis resensi saja. Rencananya sekolah kepenulisan setiap akhir bulan mas" ungkap Mas Riza Azyumarridha, tuan rumah 'Rumah Baca Komunitas' Kampung Kauman, saat dihubungi indiegigsmedia.com via whatsapp.

acara berlangsung santai dan interaktif , foto kiriman Mas Riza
Untuk mengetahui beberapa perkembangan dan informasi terbaru tentang sekolah kepenulisan dan Rumah Baca Komunitas, Kampung Kauman Banjarnegara ini, silakan ikuti akun instagram mereka di @rbkbanjarnegara dan bisa menghubungi di nomor 0852 9111 3111. 

Sekolah kepenulisan part 1 ini sukses digelar, dari awal publish panitia hanya menyiapkan kuota 30 orang, kemudian antusias yang mendaftar lebih dari itu. "Alhamdulillah sekolah kepenulisan part 1 berjalan lancar, dari 52 peserta mengikuti ada 32 peserta yg bertahan sampai sore, semngat menuntut ilmu untuk pejuang literasi banjarnegara,.... salut!" tertulis di caption salah satu foto yang diunggah akun @rbkbanjarnegara belum lama ini.  Acara tersebut sukses memikat pengunjung yang begitu antusias dalam belajar tentang kepenulisan. "Kesannya sangat menyenangkan karena bisa ketemu sama orang2 yang satu frekuensi, sama2 belajar, dan dpt banyak ilmu dr pengalaman2 orang yg lebih dulu terjun didunia jurnalistik ataupun literasi. Semacam ada energi baru biar lebih berani lagi menuangkan ide2 dalam bentuk tulisan. Sarannya sih semoga sekolah penulisan bisa dijadikan sbg agenda rutin dan berkelanjutan ya, trus mungkin bisa dibagi lebih spesifik lagi passion menulisnya dmn gtu. Misal fokus ke sastra, ilmiah, berita atau penulisan skenario, dll. Jadi dibagi kelas2nya..soalnya kmren masih umum sekali dan pesertanya punya kecenderungan genre tulisan yg beda2. Tp so far keren bgt lah..di Banjarnegara ada acara semacam itu. Semoga nantinya ada penulis besar yg lahir diantara peserta2 yg kmren hadir. Aamiin.." ungkap Mba Gita Savitri salah satu peserta Sekolah Kepenulisan part 1 yang dihubungi indiegigsmedia.com belum lama ini.

Bapak Bahar Ibnu H dari Suara Merdeka menjelaskan penulisan jurnalitik. Foto kiriman Mas Riza

Mas Riza dan Pak David Efendi, penyerahan buku karya Bapak David untuk Rumah Baca Komunitas Kampung Kauman

0 comments:

Posting Komentar