Liburan Dirumah Kenalkan Personil Baru Melalui Rilis Single ke-3 "Playground"


BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com - Seakan tidak puas pada pencapaian mereka setelah menelurkan 2 single pada tahun 2017 lalu yang berjudul I Tell My Self Everything dan Secluded, ditambah 1 klip video untuk single I Tell My Self Everything, kini Liburan Dirumah resmi menggaet Wisnu Murti (gitaris atomic n apollo) sebagai personil anyar berposisi di lead gitar, kemudian mereka kembali muncul dengan materi ke-3 mereka. Tepat pada tanggal 27 april 2018, project yang terbentuk pada pertengahan tahun 2017 lalu, dan berdiri hanya dengan 2 personil yaitu Hanindrayusrizal dan Fikri Ikhsanuddin, meluncurkan single ke-3 yang berjudul "Playground".


Seperti 2 single sebelumnya dimana semua unsur perekaman di kerjakan sendiri atau DIY (Do It Yourself), penggarapan single ke 3 ini, pun masih di godok secara independen, namun agak sedikit berbeda karena proses recording kali ini mereka di bantu oleh Dika bassis dari Poetry Salju.

Single yang akan menjadi sebuah sekuel ini di adopsi dari kisah nytata yang bercerita tentang perjalanan hidup masa lampau dari 2 insan yang dipisahkan oleh maut.
"Pembuatan single ke 3 ini di adopsi dari kisah nyata teman kami mas Krisna Aji Nugraha (Drummer Atomic N Apollo), tentang kisah pertemanan 2 insan manusia yang harus di pisahkan oleh maut, dimana mereka berdua ini adalah sahabat sejati, yang mempunyai ambisi dan cita cita yang sama, namun tuhan berkehendak lain untuk memisahkan kedua nya." papar Fikri Ikhsanuddin kepada redaksi indiegigsmedia.com melalui press rilis resmi dari Liburan Dirumah.



Single yang nantinya akan terbit part ke 2nya, sudah resmi di lepas via gerai gerai  digital seperti Bandcamp, Youtube, Deezer, Myspace,Soundcloud, Spotify, dan Joox sama seperti 2 single mereka sebelumnya.

Youtube : Youtube 







Liburan Dirumah Kenalkan Personil Baru Melalui Rilis Single ke-3 "Playground" Liburan Dirumah Kenalkan Personil Baru Melalui Rilis Single ke-3 "Playground" Reviewed by ARIEF DARMAWAN on 23.24 Rating: 5

Launching RUANG KERJA KREATIF di Purwokerto


BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com - Dunia seni purwokerto memberi kabar bagus melalui sebuah media dan wadah bagi seniman yang baru saja menyelenggarakan sebuah event musik sekaligus launching bernama "RUANG MUSIC" di Cheers Cafe Purwokerto (24/04/2018). "RUANG KERJA CREATIVE" tersebutlah yang telah resmi menjadi salah satu shelter di purwokerto dengan membuat acara launching yang di isi oleh penampilan dari Jupitershop, Idiotbox, Bryan And The Juno, Reservoirmeer 1985 dan Sick Brain band berasal dari Yogyakarta berhalangan hadir dikarenakan sang gitaris Hoho mengalami kecelakaan dan harus operasi patah kaki, namun acara tersebut tetap berjalan lancar dan dihadiri oleh para seniman sekaligus teman - teman yang respect terhadap pergerakan indie.

                                                       

Memet CEO Ruang Kerja Creative RUANG KERJA CREATIVE berharap nantinya teman - teman musisi yang punya karya bisa bekerjasama untuk mempromosikan karyanya baik melalui media dan live peroform, karena nantinya RUANG KERJA CREATIVE akan rutin membuat event musik sebulan dua kali, jadi buat teman - teman musisi yang punya karya bisa submit profil band melalui email apakaryamu@gmail.com, nantinya akan dipilih band terbaik untuk perform di acara "RUANG MUSIC".

"Iya acara ini nantinya akan rutin kami adakan, mungkin sebulan dua kali, supaya teman - teman musisi punya wadah untuk menunjukan karyanya kepada publik, jadi buat kalian yang punya karya silahkan email aja karya kalian supaya kami bisa memilih band - band terbaik di Indonesia untuk kami ajak nantinya di event - event yg diselenggarakan oleh RUANG KERJA CREATIVE". Ucap Memet CEO dari Ruang Kerja Creative ketika menghubungi pihak indiegigsmedia.com melalui press release yang dikirm sehari setelah kegiatan tersebut.

                                                           


Selain itu RUANG KERJA CREATIVE juga bisa bekerjasama di bidang jasa lain, seperti Production House pembuatan video clip band, Artist Management, Event Organizer dan bidang Creative lainnya, jika ada band launching bahkan tour bisa bekerjasama juga dengan RUANG KERJA CREATIVE.

Launching RUANG KERJA KREATIF di Purwokerto Launching RUANG KERJA KREATIF di Purwokerto Reviewed by ARIEF DARMAWAN on 13.19 Rating: 5

Better Jump Kick Mengadu Keluh Kesah Melalui E.P Album Perdana



BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com - Seperti namanya, EP Album bertajuk 'Revolution Boy'  menjadi lompatan bagi Better Jump Kick setelah resmi dirilis  oleh brand lokal kota Malang, Morfeen Thirteen, pada tanggal 30 Desember 2017 ini seakan mengajak kita para penikmat musik , mendengarkan alunan Musik Ska secara berbeda dengan balutan lirik yang sarat tentang arti kehidupan.

Dari Sejak terbentuk hingga kini, menjadikan tolak ukur bagi mereka tentang bagaimana mereka dapat berkarya se-efektif mungkin. Band yang di gawangi oleh Dayat (vokal), Yogi (gitar), Jaya(bass) , Topan(drum) , Andi (trumpet ) , dan Romi (trombone) sebelumnya telah merilis Demo yang berisikan dua single mereka pada tahun 2016 yang sebagai bentuk awal mereka ingin berkarya lebih jauh lagi dalam belantika Musik Ska di Kota Malang. Seiring waktu berjalan melalui adu argumen dan di selingi dengan canda tawa antar sesama personil hingga menemukan kecocokan yang pas, menjadi resep utama mereka dalam berproses membuat materi lagu secara tidak langsung. Akhirnya merekapun mampu membentuk karakter menjadi band yang solid, dan menghasilkan karya nyata berupa EP Album.

Dalam EP Album Revolution Boy mereka yang berisikan 5 lagu ini memberikan suguhan warna musik yang berbeda - beda dalam setiap lagu nya .
Dari yang Relax ala Dub Californian dalam lagu "The Way" dan "Revolution Boy" , perpaduan alat musik Violin dan Tin Whistle pada lagu "Esok Yang Baru " , lagu "Temukan Arti" yang lebih menonjolkan kesan garang pada musik mereka , dan satu lagi yang menjadi penanda sebagai karakter band bernuansa musik Ska Punk yaitu berada dalam lagu "Hero" nya yang berkolaborasi dengan Kolega mereka yaitu Fandi, dari band pop punk  Today Alive . Materi mereka yang di bumbui dengan  keluh  kesah atas gambaran keras nya jalan yang mereka lalui dalam kehidupan , mencoba melarikan diri dari kesalahan jalan hidup , hingga semangat - semangat untuk merubah diri menjadi lebih baik di kemudian hari tertuang dalam lirik lagu yang mereka suguhkan. Dalam EP Album ini warna musik mereka di pengaruhi oleh band - band luar negeri layaknya Kemuri , Potshot , Less Than Jake , Sublime , Voodoo Glow Skull hingga band Local Heroes dari Kota Malang sendiri Youngster City Rockers .

E.P Album yang dikemas dalam bentuk compact disc ini, dapat di konsumsi dengan harga Rp. 30.000,00  dan dapat dibeli di offical @morfeenthirteen selaku pihak yang merilis debut E.P mereka.


Better Jump Kick Mengadu Keluh Kesah Melalui E.P Album Perdana Better Jump Kick Mengadu Keluh Kesah Melalui E.P Album Perdana Reviewed by ARIEF DARMAWAN on 13.05 Rating: 5

Selebrasi Split Album, Hingga Release Official Music Video Oleh Today Alive



BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com - Setelah sukses berkolaborasi dalam Official MV klip  berjudul "When I Hope" yang  digarap  langsung oleh Andhika Prayogo dan telah dirilis pada tanggal 19 November 2017 dengan format Launching & Acoustic Session di Estemperor Café – Suhat bersama dengan rekan-rekan Daddy Teddy, Kingkong Milkshake, & Critical Story sebagai pengisi acara. Pada akhir pekan lalu, dalam memperingati kegiatan untuk memperingati sebuah hari besar, mereka kembali membuat konsep kolaborasi.


 
Adalah sebuah acara tahunan Records Store Day yang menjadi penanda sebuah konsep selebrasi kreatif dari band yang sempat terpukul atas resign nya gitaris mereka. Today Alive bersama kawan-kawan mereka asal Singaraja-Bali, yaitu Last Year, mereka membuat semeacam selebrasi untuk memperingati Hari Kartini dan bisa juga disebut sebagai hari perayaan bagi orang-orang yang gemar membeli dan mengoleksi sebuah rekaman album fisik musik di seluruh dunia. Bertepatan dengan perayaan Record Store Day pada tanggal 21 April 2018 lalu, Today Alive mengeluarkan gebrakan baru di luar konsep project band alakadarnya. Bermodalkan pertemanan yang sudah mereka pupuk lama dengan kawan-kawan Last Year mereka semakin sumeringah mempromosikan "The Lies of Time” EP Album yang telah di rilis 2016 silam, dengan merilis sebuah split album kolaborasi bersama  Last Year. Meski jarak terbilang tidak dekat, yaitu Malang-Singaraja, tidak menyulutkan semangat mereka untuk tetap berkarya.



Sedikit berbeda kali ini mereka berkolaborasi dengan Bayu Kharisma dari Fourwall untuk mengisi Piano yang dibenturkan dengan riff riff gitar yang sangat khas dari Last Year, dan ini kali pertamanya Today Alive membawakan lagu tentang asmara dengan lirik yang sangat dewasa. Sebaliknya Last Year sendiri merasa mereka menjadi muda kembali ketika mereka memutuskan untuk mengcover lagu dari Today Alive berjudul Meaning. Raungan riff gitar masih menjadi andalan dari Last Year, dan suara tinggi yang sangat khas dari sang vokalis. Sebaliknya, Today Alive sendiri juga  mencover sebuah lagu berjudul Kembali bermimpi milik Last Year.

Konsep yang fresh mereka tawarkan dalam kolaborasi kali ini. Mengambil sebuah filosofi simpel dari sebuah kata “Find”  yang telah disepakati bersama untuk judul split album kali ini, Fandi, Vokalis dari Today Alive, menerangkan bahwa kata tersebut telah mewakili konsep ini. Yaitu saling mengcover satu sama lain dalam materi masing-masing band sesuai karakter mereka pribadi.

“jika kami beri sebuah filosofi mungkin ini memiliki arti bahwa kami telah menemukan sebuah bentuk relasi pertemanan yang sangat bagus, dimana jarak nyata malang-singaraja (Jawa Timur – Bali) benar-benar tidak menghalangi kami untuk berteman bahkan untuk membuat sebuah karya yang jarang dilakukan oleh band lain, dengan saling mencovernya” terang Fandi vokalis Today Alive ini.


Dalam album ini berisikan 16 lagu dimana ada 2 lagu saling cover, 11 lagu dari EP lama, dan 2 lagi akustik hingga lagu terbaru dari Today Alive yang berjudul If We Want, album ini sendiri dirilis secara eksklusif dan terbatas oleh Undisputed Distribution tepat di Malang Records Store Day 2018 di Dilo, Kayutangan Malang. Secara kebetulan Today Alive masuk dalam kompilasi tersebut Malang Records Store Day 2018.



“Kalau harapan saya semoga dengan dirilisnya split album ini, karya karya kami  bisa dikenal semakin luas tidak di Jawa saja, bahkan teman teman di Bali bisa menikmatinya” – ujar Romy sang Drummer Today Alive.

Split album yang mereka realis kemarin di Record Store Day, masih bisa dinikmati dalam bentuk keping CD melalui official mereka.






Selebrasi Split Album, Hingga Release Official Music Video Oleh Today Alive Selebrasi Split Album, Hingga Release Official Music Video Oleh Today Alive Reviewed by ARIEF DARMAWAN on 19.39 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.