Senin, 18 November 2019

BANJARNEGARA, indiegigsmedia.com - Beberapa desa di Banjarnegara sedang giat-giatnya berkegiatan baik itu di ranah pariwisata maupun di lingkungan. Salah satunya ada di Madukara, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara yang baru saja menggelar sebuah acara bertajuk "Konservasi Berharmoni" 2019. Sebuah rangkaian kegiatan yang puncak acaranya berupa pertunjukan musik dan duskusi kecil digelar di lapangan desa Madukara, pada minggu malam (17/11/2019).

Konservasi Berharmoni

Sebelumnya acara serupa digelar pada bulan Mei 2019 dengan rangkaian acara penanaman pohon, distribusi bibit pohon, tebar benih ikan, sosialisasi tentang lingkungan dan juga hiburan musik akustik. Kali ini kembali digelar dengan konsep serupa namun dengan semangat yang lebih membara dan menggebu. Rangkaian acara di Konservasi Berharmoni November 2019 ini hampir sama, diadakannya penanaman pohon secara bersama, sosialisasi lingkungan, kemudian ada hiburan musik yang mendatangkan The Joke, Mr.Crab, Ujungkuku, Momo Kembara Biru atau yang mungkin lebih familiar dengan Momo Captain Jack (proyek musik rock nya).

Diskusi Kecil Soal Lingkungan

Pada malam hari setelah penampilan Mr.Crab dan Ujungkuku, tibalah waktunya diskusi soal lingkungan yang mendatangkan para sosok petani muda bernama Harvestmind. Dimoderatori oleh Dena Ema P, diskusi dimulai dengan sharing tentang pengalaman dengan pertanyaan singkat "mengapa memilih bertani?". Kemudian satu per satu dari beberapa orang mendapat waktu bercerita tentang pengalaman pribadi dan bercerita soal keputusan mereka bertani. Datang juga beberapa petani baik dari desa Madukara sendiri maupun dari luar Madukara yang turut berbagi pengalaman soal bertani.
Harvestmind, Petani, dan Penampil acara Konservasi Berharmoni melakukan sharing & diskusi | dok. tim indiegigsmedia

Momo Kembara Biru

Diundang di acara Konservasi Berharmoni tidak semata-mata ia sebagai musisi yang notabenya adalah menghibur para pendengar. Di acara ini, sosok Momo didatangkan karena selain bermusik, ia adalah sosok petualang yang sangat mencintai lingkungan. Kembara Biru, sebuah kanal youtube yang hingga hari ini sudah mencapai episode 15 menjadi gambaran bahwasanya sosok Momo tak hanya bermusik saja, ia punya kegemaran berpetualang dan menyatu dengan alam. Dua lagu dibawakan Momo pada gelaran Konservasi Berharmoni, lagu pertama tentang orang-orang yang saat ini lebih mementingkan "Selfie", kemudian lagu kedua Kupu-Kupu Baja Captain Jack. Pada kesempatan ini juga sedikit menyinggung soal konser bertajuk Titik Balik yang akan digelar pada 22 Desember 2019. 
Momo Kembaa Biru membawakan lagu Kupu-Kupu Baja Captain Jack | dok. tim indiegigsmedia

Kembara Biru yang sangat cinta lingkungan ini ternyata tak hanya berbicara saja soal bagaimana merawat lingkungan, alam sekitar. Terbukti dengan kemasan merchandisenya yang tanpa menggunakan plastik sedikitpun. Tempat yang digunakan adalah anyaman dari bahan bambu dan koran bekas sebagai pembungkus di dalamnya. Tim indiegigsmedia.com sempat menemui di booth merchandisenya dan berbincang dengan tim merhandise yang akrab dipanggil Kodok. "Tanggal 22 Desember datang, tiket sudah mulai bisa dipesan sekarang juga, bakal rame nantinya" ungkap Kodok saat kami temui di booth. "Nanti tanggal 22 Desember juga bakal jadi momen spesial, kalau SLANK punya bunda Iffet, nanti Monster Jacker (red:sebutan untuk fans Captain Jack) juga punya sosok bunda, sebutannya Bunda Monster" tambah Kodok, bercanda, sembari menunjuk sosok bunda yang dimaksud adalah Ajeng Havinhell.

Booth Merchandise Momo Kembara Biru | dok. tim indiegigsmedia

Next
This is the most recent post.
Posting Lama

0 comments:

Posting Komentar